Berita

Adi Prayitno (kedua dari kanan) saat memapakan hasil survei/RMOL

Politik

Survei Pilpres 2024: Elektabilitas Sandiaga Uno Dan Anies Baswedan Ungguli Ganjar Pranowo, AHY Hingga Ridwan Kamil

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 15:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemilihan Presiden (Pilpres 2024) berlangsung masih lama, namun terdapat nama-nama tokoh yang muncul menjadi kandidat saat Pilpres nanti.

Lembaga survei dari Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI) memaparkan hasil survei bertema "Proyeksi Politik 2024" di Hotel Grand Alia Cikini, Jakarta Pusat, Minggu siang (23/2).

Survei ini melibatkan 2.197 responden di 34 provinsi dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 2,13 persen.


Direktur Eksekutif PPI, Adi Prayitno mengatakan, survei yang dilakukan dalam rangka melihat proyeksi politik 2024 itu membeberkan sebanyak 15 nama tokoh yang memiliki elektabilitas yang baik.

15 tokoh tersebut diantaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan; Sandiaga Uno; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ustaz Abdul Somad, Gatot Nurmantyo, Susi Pudjiastuti, Andika Perkasa, Erick Thohir, Puan Maharani, Moeldoko, Nadiem Makrim, Airlangga Hartarto dan Budi Gunawan.

Hasil survei yang dilakukan sejak 25 Januari 2020 hingga 10 Februari 2020, Sandiaga Uno dan Anies Baswedan memperoleh elektabilitas paling baik dari 15 tokoh tersebut.

"Kita tanya ke responden, jika pemilu presiden diadakan hari ini siapa calon presiden yang akan Bapak Ibu pilih dari 25 nama calon. Hasilnya, Sandiaga Uno memperoleh 17,9 persen dan Anies Baswedan sebesar 11,9 persen," ucap Adi Prayitno saat memaparkan hasil survei, Minggu (23/2).

Dari kedua tokoh yang memiliki elektabilitas baik itu disusul oleh Ganjar Pranowo dengan perolehan 11,2 persen responden memilih, disusul lagi AHY sebesar 8,4 persen dan Ridwan Kamil 7,3 persen. Sedangkan 10 tokoh lainnya memperoleh dibawah 6 persen responden memilih.

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling di 220 Desa atau kelurahan di seluruh Indonesia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya