Berita

Kapal pesiar Diamond Princess/Net

Dunia

Merasa Kecolongan Warga Kena Corona, Menkes Minta Maaf

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 14:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tanggung jawab yang tinggi merupakan hal penting bagi para pejabat negara. Termasuk dalam memproteksi warga dari sebaran virus corona.

Setidaknya hal itu ditunjukkan oleh Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato yang meminta maaf setelah seorang wanita yang diizinkan untuk keluar dari kapal pesiar dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19).

Dalam konferensi pers di Tokyo pada Sabtu malam (22/2), Kato mengatakan 23 orang yang turun dari kapal pesiar Diamond Princess pada Rabu (19/2) dan Kamis (20/2) belum menjalani tes sejak 5 Februari.


Salah seorang di antaranya adalah wanita berusia 60-an. Setelah turun dari kapal, ia ditemukan positif ketika menjalani tes lain di Prefektur Tochigi, Tokyo bagian utara.

"Kami sangat meminta maaf atas situasi yang disebabkan oleh pengawasan kami," kata Kato seperti dimuat Reuters.

"Kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan, seperti cek ganda, untuk mencegah terulangnya," tambahnya.

Diamond Princess sendiri merupakan kapal pesiar milik Carnival Corp. Kapal itu mengangkut sekitar 3.700 penumpang dan awak. Diamond Princess dikarantina di Perairan Yokohama sejak 3 Februari atau setelah seorang pasien corona dinyatakan positif usai bepergian dengan kapal tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya