Berita

Gatot Nurmantyo dan AHY/Net

Politik

Mendorong Gatot Nurmantyo Ke Kongres Demokrat Justru Kontraproduktif

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 12:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Nama Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) digadang bakal mulus menggantikan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Namun sejumlah kalangan berpendapat Partai Demokrat harus dapat merekrut nama besar lainnya seperti mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo untuk menjadi pesaing AHY di kongres. Saran itu diberikan agar kader mendapat alternatif pilihan.

Namun demikian, pengamat politik Ahmad Khoirul Umam berpikir sebaliknya. Menurutnya, merekrut nama besar untuk menduduki jabatan besar di saat waktu kongres yang sudah mendekat, justru akan kontraproduktif.


"Hal itu berpotensi memunculkan perdebatan karena nama baru umumnya belum atau tidak pernah ikut berjuang membesarkan nama dan memenangkan partai," ujar Direktur Paramadina Public Policy Institute (PPPI) itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (23/2).

Menurut Khoirul, jika tidak ikutan berkeringat lalu mendapatkan posisi strategis, justru kader di akar rumput akan mempertanyakan langkah kontroversial tersebut.

Selain itu, tampilnya pemimpin muda di internal partai justru berpotensi besar untuk meningkatkan political engagement dengan basis pemilih milenial. Pemilih ini akan terus mendominasi komposisi pemilih nasional hingga 2030.

"Patut dipahami juga, perilaku politik pemilih cenderung menghendaki yang baru, bukan stok lama yang justru tidak mendorong proses regenerasi," pungkasnya. 

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya