Berita

Pasien Corona/Net

Dunia

79 Kasus Corona Landa Italia, PM Conte Isolasi Sejumlah Wilayah

MINGGU, 23 FEBRUARI 2020 | 09:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tidak disangka. Italia menjadi negara Eropa dengan jumlah kasus virus corona baru (Covid-19) terbanyak.

Data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) pada Minggu (23/2) menyebutkan, jumlah kasus terinfeksi corona di Italia mencapai 79 orang dengan dua di antaranya meninggal dunia.

Guna meminimalisir penyebaran, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memberlakukan isolasi terhadap beberapa hotspot (titik-titik panas) di sana yang melarang adanya aktivitas keluar-masuk wilayah tersebut.


"Di zona-zona yang dianggap sebagai hotspot, baik masuk atau keluar tidak akan diizinkan tanpa izin khusus," kata Conte dalam konferensi pers seperti dimuat Channel News Asia.

Lebih lanjut, Conte juga menambahkan bahwa bisnis dan sekolah di daerah tersebut akan ditutup.

Adapun beberapa titik panas di Italia meliputi wilayah Lombardia yang memiliki 39 kasus, Veneto 12 kasus, dan Roma 3 kasus. Surat kabar Corriere della Sera melaporkan bahwa Covid-19 juga telah diidentifikasi di Milan, kota terbesar di Lombardia.

"Penularan virus ini sangat kuat dan sangat ganas," kata kepala kesehatan Lombardia, Giulio Gallera.

Pihak berwenang di wilayah utara Lombardy dan Veneto sendiri telah menutup sekolah-sekolah dan melarang acara-acara publik. Sementara itu, beberapa perusahan juga telah meliburkan para pekerja agar bisa tetap tinggal di rumah.

Pihak berwenang juga diketahui telah memerintahkan penundaan terhadap tiga pertandingan sepak bola Serie A pada hari ini.

Menurut Conte, pembatasan ketat ini hanya akan berlangsung selama beberapa minggu atau selama masa inkubasi. Totalnya ada sekitar 50.000 yang akan mendapatkan pembatasan ketat ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya