Berita

Ubaedillah Badrun/RMOL

Politik

Ubaedillah Badrun: Cawagub DKI Harus Gaet Lima Partai Politik Untuk Menang Pemilihan

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 20:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Saling klaim dukungan antara calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta masih terus terjadi hingga hari ini.

Hal ini menarik pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaedillah Badrun. Menurutnya, dinamika politik di DPRD DKI Jakarta saat terbelah menjadi dua.

Hal ini seiring dengan dua kandidat yang disebut sama kuatnya, yakni cawagub dari partai Gerindra Ahmad Riza Patria, dan utusan PKS Nurmansjah Lubis.


"Karena kekuatan Ariza cukup tinggi, dan potensi Bang Ancah (Nurmansjah Lubis) cukup tinggi," kata Ubaedillah Badrun dalam diskusi mingguan Polemik bertajuk 'Nanti Kita Cerita Tentang Wagub DKI Hari Ini' di Hotel Ibis Tamarin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (22/2).

Lebih lanjut, Dosen Ilmu Politik UNJ ini mengkalkulasi dukungan yang harus dipenuhi Nurmansjah Lubis jika ingin menang. Di mana dilihat Ubaedillah, perolehan dukungan harus didapatkan dari 5 partai.

"Jadi kalau bisa menangkap 5 partai itu mungkin diantara dua calon itu yang akan menang. Kalau misalnya asumsi kan Gerindra berkongsi dengan PDI-P, 25+19 (kursi DPRD) belum cukup memenangkan pemilihan," jelasnya.

"Jadi kira-kira butuh tiga partai besar di DPRD untuk memenangkan kontestasi, nah PKS seperti itu," sambungnya.

Adapun untuk partai yang bisa digaet oleh PKS untuk memenangkan Nurmansjah Lubis diantaranya disebutkan oleh Ubaedillah Badrun.

"Saya kalkulasi Bang Ancah (Nurmansjah Lubis) memerlukan perjuangan dalam tanda petik menaklukkan Demokrat, menaklukkan PSI, itu suara dua partai," sebut Ubaedillah Badrun.

Sementara untuk sisa suara dukungan yang bisa digaet PKS adalah dari partai Nasdem dan Partai Amanat Nasional.

"Kalau menaklukkan PKB agak sulit ya. Lalu NasDem, PAN itu lebih dari 51 angkanya," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya