Berita

Nova Irinsyah dampingi Presiden Jokowi/Net

Politik

Plt Gubernur Aceh Minta Presiden Jokowi Tidak Dibatasi Dana Otsus

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 15:41 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Irinsyah menyampaikan harapan masyarakat Aceh kepada Presiden Joko Widodo, agar tidak membatasi dana otonomi khusus Aceh.

Pernyataan disampaikan Nova saat membuka acara Kenduri Kebangsaan yang diselenggarakan Yayasan Sukma Bangsa, di Kabpaten Bireun, Aceh, Sabtu (22/2).

"Kami berharap agar kebijakan dana otsus untuk Aceh tidak dibatasi sampai 2027 saja," kata Nova.


Dia menjelaskan dana otsus tersebut telah terbukti dapat menurunkan angka kemiskinan di Aceh, sehingga pihaknya meminta kepada kepala negara agar tidak membatasinya.

"Karena sudah terbukti selama 11 tahun kebijakan dana otsus di Aceh setidaknya 18 persen kemiskinan di Aceh dapat diturunkan berkat dana itu," demikian Nova.

UU 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh di mana dalam pasal 183 disebutkan bahwa provinsi tersebut akan menerima dana otsus untuk jangka waktu 20 tahun.

Aceh sendiri baru menerima kucuran dana otsus pada tahun 2008 sehingga jika merujuk pada peraturan di atas, dana otsus akan terus diterimanya hingga 2027.

Hampir tiap tahun dana otsus ini mengalami penambahan dari yang awalnya hanya Rp 3,6 triliun pada tahun 2008, menjadi Rp 8,3 triliun pada tahun 2020.

Jika ditotal, hingga tahun 2019, provinsi paling barat Indonesia tersebut sudah menerima total dana otsus sebesar Rp 73,1 triliun.

Sementara hingga 2027, Aceh diprediksi akan menerima total dana otsus sebesar Rp 163 triliun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya