Berita

Brigadir Jenderal Qasem Rezaei Mengatakan Suatu Kehormatan Bisa Menjaga Pemilu Iran/Net

Dunia

Tidak Ada Kendala Berarti, Pemilu Iran Berjalan Lancar Diikuti Sekitar 57 Juta Pemilih

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 14:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komandan Republik Islam Iran Penjaga Perbatasan Iran Brigadir Jenderal Qasem Rezaei menggambarkan pemilihan sebagai kekuatan lunak Revolusi Islam.

Rezaei, berbicara kepada media sesaat setelah memberikan suaranya pada pemilu parlemen yang berlangsung, Jumat (21/2).  Ia menyebut pemilu ini sebagai suara hati para simpatisan dari Revolusi Islam.

"Kehormatan bagi kami semua untuk menjaga perbatasan Iran," ujarnya.


Lebih dari 57 juta orang dari seluruh pelosok Iran telah memenuhi syarat untuk ikut pemilihan yang berlangsung pada Jumat (21/2) waktu setempat. Jumlah pemilih kali ini lebih rendah diakibatkan banyaknya anak muda yang tidak menggunakan hak pilihnya.   

Para pemilih akan memilih 290 anggota parlemen dalam pemilihan pertama Iran sejak Presiden Donald Trump menarik Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir 2015 antara Teheran dan negara-negara besar, pada 2018. Pemilih juga akan memilih tujuh anggota Majelis Pakar.

Kepala polisi Iran, Brigadir Jenderal Hossein Ashtari, yang bertugas mengamankan jalannya pemilu mengatakan, pemilu berjalan lancar dan ia tidak menemukan masalah keamanan selama proses pemilihan, melansir Irna.

Ia meyakini, tidak ada yang bisa mengganggu pemilu parlemen di Iran ini.

Sejak beberapa bulan lalu pihaknya telah bekerja untuk lancarnya acara pemilu ini.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya