Berita

Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei/Net

Dunia

Pemilu Iran, Khamenei: Siapa Pun Yang Peduli Iran, Maka Peduli Untuk Berikan Suara

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 13:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei memberikan suara di sebuah masjid di dekat kantornya di Teheran.

Ia datang pada pukul 8 pagi, waktu setempat, sesaat setelah TPS dibuka. Ia pun dengan penuh semangat mengajak rakyatnya untuk ikut memberikan suaranya.

Dalam imbauannya ia menekankan perlunya berpatisipasi sebagai bentuk kepedulian dan cinta tanah air.


"Siapa pun yang peduli akan kepentingan nasional Iran harus berpartisipasi dalam pemilu,” ujarnya, melansir AP, Jumat (21/2) waktu setempat.

Setelah diskualifikasi, sekitar 7.000 kandidat dibiarkan berlomba-lomba untuk mendapat tempat di majelis 290 kursi di 208 daerah pemilihan.

Sangat beralasan ia menyampaikan hal itu. Jika rakyat Iran peduli pada negaranya dan menyumbangkan suaranya, maka Iran akan semakin kuat tanpa pengaruh Amerika.

“Musuh-musuh ingin melihat apa hasil tekanan maksimum AS,” katanya. Ia mengacu pada sanksi-sanksi AS dan tekanan dari Washington yang telah mencekik kemampuan Iran untuk menjual minyaknya di luar negeri. Tentu saja hal itu membuat ekonominya terpaksa mengalami resesi.

Presiden Iran Hassan Rouhani, seusai keluar dari kotak pemilihan umum, sekali lagi mengingatkan rakyat Iran untuk berusaha meraih kemenangan dengan memberikan suaranya. Dengan partisipasi rakyat Iran pada pemilu ini, ia yakin, mereka telah memang dari musuh-musuh mereka.

Rouhani, awalnya mengkritik diskualifikasi dari begitu banyak calon yang moderat.  

“Musuh-musuh kita akan lebih kecewa daripada sebelumnya,” kata Rouhani.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya