Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Erdogan Sampaikan Duka Cita Untuk Korban Penembakan Dua Kafe Di Jerman, Lima Di Antaranya Warga Turki

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 10:57 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban aksi teror dua bar di Jerman Barat.

"Semoga rahmat Allah menyertai saudara-saudara kita yang menjadi korban serangan keji di Hanau, Jerman," ujar Erdogan lewat akun Twitter @RTErdogan.

"Saya turut berbelasungkawa dengan para keluarga korban," tambah Erdogan yang menyesali terjadinya tragedi tersebut.


Pejabat Turki pun mengkonfirmasi bahwa lima warganya termasuk di antara para korban. Sementara korban lain adalah warga negara Bulgaria dan Bosnia.

Duta besar Ankara untuk Berlin dalam salran TRT Haber, mengatakan, pemerintahnya menuntut tindakan tegas.

Kanselir Angela Merkel mengutuk rasisme berujung kematian tersebut. "Rasisme adalah racun," katanya.

Ia berujar ini mengingatkan dengan pembunuhan yang terjadi Juni lalu terhadap politisi pro-migran Walter Luebcke, yang dilakukan sel jaringan neo Nazi, NSU. termasuk serangan anti Yahudi di Oktober 2019.

Wakilnya, Olaf Scholz, bahkan mencuit hal yang sama. "Secara politis, tidak ada yang bisa menyangkal bahwa 75 tahun setelah kediktatoran Nazi ada teror nyata lagi" tulisnya, melansir  Rueters, Jumat (21/2)

Sebelumnya, pada Rabu, seorang anggota kelompok ekstremis sayap kanan menembaki migran di dua kafe di kota itu, hingga menewaskan sembilan orang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya