Berita

Ambulan Evakuasi Jenazah Dalam Truk

Dunia

Polisi Vietnam Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus 39 Jenazah Di Truk Inggris

SABTU, 22 FEBRUARI 2020 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi di Vietnam telah mendakwa tujuh orang terkait kematian 39 migran yang mayatnya ditemukan di belakang sebuah truk di dekat London tahun lalu. Demikian laporan pihak berwenang, melansir CAN, Jumat (21/2).

Para korban, termasuk dua bocah lelaki berusia 15 tahun, sebagian besar berasal dari dua provinsi di utara Vietnam, di mana banyak terdapat pengangguran, kekerasan, dan kondisi lingkungan yang buruk, yang membuat mereka pergi bermigrasi.

Salah satu tersangka adalah warga Vietnam yang tinggal di China. Ia  didakwa membuat profil 67 imigran dari berbagai wilayah di Vietnam agar mereka dapat pekerja secara ilegal di Inggris dan Eropa.  


Salah satu korban tewas dalam truk di Inggris itu adalah Pham Thi Tra My, 26.

"Mereka mengontak korban pada akhir Juni 2019 dan menagih sebanyak 22 ribu dolar AS sebagai imbalan membuat profil imigrasi. Pada September korban di bawa ke Cina, Prancis dan Inggris," polisi setempat memberikan keterangannya, pada Jumat (21/2).

Penemuan 39 jenazah imigran di Inggris menunjukkan perdagangan manusia dari negara-negara miskin di Asia, Afrika dan Timur Tengah untuk dikirim negara-negara Barat.

Hasil otopsi menyimpulkan bahwa penyebab kematian sementara dari 39 orang adalah kombinasi dari hipoksia, kekurangan oksigen, dan hipertermia, terlalu panas, di ruang tertutup.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya