Berita

Pamflet pemilu Iran/Net

Dunia

Hari Ini, Iran Gelar Pemilu Legislatif Dengan 7.000 Kandidat

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 09:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Iran menggelar pemilihan umum untuk anggota parlemennya pada hari ini, Jumat (21/2).

Menariknya, ada lebih dari 7.000 kandidat yang akan memperebutkan 290 kursi di Majelis Nasional ke-11 dan lima di antaranya mewakili minoritas agama.

Partisipasi publik yang tinggi ini semakin memperlihatkan bahwa Iran bisa menghadapi kebijakan 'tekanan maksimum" dari Amerika Serikat yang berusaha untuk memecah belah negeri persia tersebut, melansir laman presstv, Jumat (21/2)


Dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, partisipasi tinggi dalam pemilu ini akan memperkuat diplomasi Iran untuk melawan kebijakan AS.

“Jika kita ingin memperkuat tim di [arena] kebijakan luar negeri sehingga mereka dapat lebih serius melawan sanksi, kita harus memaksa AS untuk kembali ke meja perundingan, bukan pembicaraan bilateral tetapi negosiasi bahwa AS telah pergi dan itu adalah pembicaraan P5 +1," ujar Zarif merujuk pada enam negara dalam diplomasi nuklir Iran (AS, Inggris, China, Prancis, Rusia, dan Jerman).

Menurut Zarif, dengan keberhasilan pemilu dapat menunjukkan bahwa rakyat Iran akan terus bersatu untuk membela negara dari AS.

Pemilu tahun ini sendiri menjadi pemilu pertama setelah AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump keluar dari perjanjian nuklir (JCPOA 2015) dan memberlakukan sanksi kepada Iran.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya