Berita

Petugas menyemprot disinfektan/Net

Dunia

Punya 69 Pasien Corona, Kota Daegu Berubah Jadi Zona Khusus

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kota di tenggara Korea Selatan, Daegu, mulai berganti status menjadi "special zone" atau zona khusus. Pemberlakuan ini diumumkan pada Jumat (21/2) seiring dengan melonjaknya pasien terjangkit virus corona baru (Covid-19) di kota tersebut.

Dikatakan Perdana Menteri Chung Se-kyun, pemerintah Korsel akan memusatkan dukungan ke Daegu dengan memberikan tenaga medis dan fasilitas yang lebih banyak serta memadai.

"Sebulan setelah wabah, kami telah memasuki fase darurat," ujar Chung seperti yang dimuat AP.


"Upaya kami sampai sekarang difokuskan untuk menghalangi penyakit memasuki negara. Tapi kami sekarang akan mengalihkan fokus untuk mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut di daerah," tambahnya.

Per Kamis (20/2), jumlah kasus di Korea Selatan disebut telah mencapai 104 orang. Untuk Daegu sendiri mencapai 69 orang, dengan satu di antaranya meninggal dunia.

Pada hari yang sama, Walikota Daegu, Kwon Young-jin, pun mendesak 2,5 juta warganya untuk tetap tinggal di dalam rumah. Dia juga meminta warganya untuk terus mengenakan masker, termasuk ketika berada di dalam rumah.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, meningkatnya jumlah korban Covid-19 secara signifikan di Daegu dikarenakan seorang pasien 63 tahun yang menginfeksi 28 orang lainnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya