Berita

Popularitas Eki Baihaki lebih tinggi dibanding Bupati Serang petahana/RMOLBanten

Politik

Hasil Survei RDI, Popularitas Petahana Dikalahkan Penantang

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 08:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak selamanya seorang penantang kalah populer dari petahana dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.

Faktanya, hasil survei opini publik Rilis Data Indonesia (RDI) menyatakan popularitas Eki Baihaki sebagai bakal calon (balon) Bupati Serang lebih unggul dari petahana, Bupati Ratu Tatu Chasanah.

Dalam survei popularitas tersebut, Eki Baihaki mendapatkan 34,4 persen. Diikuti Ratu Tatu Chasanah dengan perolehan 21,4 persen, kemudian ada nama Ida Rosida dengan 19,6 persen.


Hal itu disampaikan pendiri Rilis Data Indonesia (RDI), Surya Anom, dalam rilis hasil survei surveinya di Pilkada Kabupaten Serang, Kamis (20/2).

Hasil survei ini memang cukup mengejutkan. Mengingat baru kali ini ada petahana yang popularitasnya kalah dari penantang.

"Popularitas Eki tinggi karena masih ada faktor ATN (Ahmad Taufik Nuriman) dan ini terjadi di daerah timur. Sementara untuk daerah Ciomas, Padarincang, yang tinggi itu Ida Farida. Sementara petahana Ratu Tatu di Serang Timur dan Serang Selatan ada semua walaupun tidak signifikan," tutur Surya Anom, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

"Survei ini dilakukan dalam bentuk kuisioner dengan pertanyaan tertutup dan terbuka. Dari survei, banyak kejutan yang kita tidak pernah duga sebelumnya," tambahnya.

Surya Anom mengklaim survei ini dilakukan terhadap 500 responden, dengan margin eror 4,38 persen.

"Survei opini publik ini dilakukan di 326 desa dengan satu desa satu surveyor, kecuali desa padat ada dua surveyor seperti di Cikande Kibin," ujarnya.

Dari survei tersebut terdapat empat nama yang potensial maju dalam Pilkada Kabupaten Serang 2020. Keempat nama itu adalah petahana Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Masduki, Najib Hamas, serta Eki Baihaqi.

"Dari empat nama yang potensial itu, Eki Baihaqi sementara unggul dari tingkat popularitas. Sementara tokoh yang lain masih potensial untuk meningkatkan popularitasnya," tutupnya.  

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya