Berita

Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Sindir Saleh Daulay, Din Syamsudin: Saya Dengar Mau Jadi Sekjen PAN

JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 03:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Mantan Ketua Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsudin menyampaikan suatu hal yang menyinggung persoalan dinamika politik Partai Amanat Nasional (PAN) saat ini.  

Singgungan yang disampaikan Din Syamsudin diarahkan kepada politisi PAN Saleh Partaonan Daulay. Hal itu disampaikan dalam acara diskusi yang digelar Centre for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), dibilangan Warung Jati, Jakarta Selatan, Kamis (20/2).

Saat itu, Din Syamsudin tengah membuka acara diskusi dan memperkenalkan sejumlah pembicara diskusi yang hadir.


Menariknya, pasca memperkenalkan Saleh Partaonan Daulay sebagai Anggota DPR Komisi IX, Din Syamsudin langsung menyampaikan singgungan politiknya tersebut.

"Kita dengar mau jadi sekjen DPP PAN," ucap tokoh Muhammadiyah ini yang disambut tawa oleh tamu undangan dan peserta diskusi yang hadir.

Tak berhenti disitu, Din Syamsudin kembali meneruskan sindirannya. Katanya, kepastian Saleh Partaonan Daulay untuk menjadi Sekjen terletak kepada dukungan yang diberikannya, saat pemilihan Ketua Umum di Kongres V PAN beberapa waktu lalu.

"Sangat tergantung kemarin mendukung calon ketua umum siapa," sebut Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Pada saat sindiran itu dilayangkan oleh Din Syamsudin, Saleh Partaonan Daulay hanya tertawa, alias tidak membantah.

Akan tetapi saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL seusai acara, Saleh Partaonan Daulay menanggapinya secara santai.

"Enggak, itu Pak Din Syamsudin aja. Enggak mungkin itu," ucapnya singkat.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya