Berita

Tim Kemenlu dalam Acara Bincang Bersama Media/RMOL

Kesehatan

Satu Lagi WNI Awak Kapal Pesiar Diamond Princess Yang Terinfeksi Virus Corona

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 19:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri mengungkapkan fakta baru, WNI kru kapal pesiar Diamond Princess yang terinfeksi corona bertambah satu orang lagi.

Sebelumnya, terdapat tiga kru WNI yang positif terinfeksi virus corona di kapal tersebut. Hari ini Kementerian Luar Negeri mendapat kabar terbaru adanya 1 WNI yang menyusul terinfeksi.

"Kami mendapat informasi, ada satu lagi yang terkena, sehingga WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess itu confirm empat yang positif," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha di acara pertemuan media, di Jakarta Selatan, Rabu (19/2).


Keempat WNI yang terinfeksi tengah dirawat di dua rumah sakit yang berbeda.

Dua orang sebelumnya telah dirawat di Chiba, dan dua orang lagi di Tokyo.

“Tentunya pemerintah kita selalu memantau dan berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan otoritas Jepang,” ujar Judha.

Dia menjelaskan, kedua WNI yang lebih dulu dibawa ke rumah sakit di Chiba dalam keadaan stabil. Sementara, untuk dua WNI lainnya, belum mendapatkan informasi lebih lanjut.

Kemenlu pun terus berkoordinasi dengan otoritas Jepang terkait kelanjutan proses berikutnya.

"Ini yang akan didalami oleh pihak KBRI kita di Tokyo, selalu berkoodinasi dengan Kemlu Jepang untuk melihat perkembangan lebih lanjut," ungkap Judha.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan, pemerintah membantu penyediaan logistik 78 WNI di kapal Diamond Princess yang dikarantina di perairan Yokohama, Jepang. Pemerintah pun tengah berupaya untuk melakukan langkah selanjutnya terhadap 75 orang WNI yang dinyatakan sehat.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya