Berita

Prajurit TNI bersama warga olah kemiri/Repro

Nusantara

Tingkatkan Taraf Ekonomi, Prajurit TNI Bantu Warga Perbatasan Olah Kemiri

RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 03:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sebagai wujud mendorong kelancaran dan kemajuan usaha warga di perbatasan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG, terjun langsung membantu warga Kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, Merauke.

Prajurit TNI membaur dan membantu masyarakat dalam pengolahan kemiri yang hendak dijual ke pasar, Selasa (18/2/2020).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, mengatakan bahwa dalam rangka mendukung dan memajukan usaha milik warga di daerah binaannya.


Mayor Rizky menyebutkan dia menugaskan empat personel Pos Kondo yang dipimpin oleh Kopda Suherman terjun langsung membantu Mama Wara Mahuze dalam mengolah kemiri.

Menurutnya, kemiri yang diolah tersebut merupakan hasil dari mencari di hutan dan sebagian juga membeli dari masyarakat Kampung Kondo. Nantinya, kemiri yang telah diolah selanjutnya akan dijual ke pengepul yang ada di Kota Merauke.

“Apa yang dilakukan oleh personel Pos Kondo merupakan salah satu wujud mendukung kemajuan usaha serta meningkatkan perekonomian warga di perbatasan, karena untuk mengolah kemiri dibutuhkan proses cukup lama mulai dari mengupas kulitnya, merebusnya, hingga siap untuk di jual ke pasar,” jelasnya.

Mama Wara Mahuze menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kondo, yang telah peduli dan membantunya dalam mengolah kemiri.

“Kebaikan hati Bapak-bapak TNI mau terjun langsung membantu usaha warganya, tentunya sangat bermanfaat sekali dan saya sangat terbantu,” ucapnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya