Berita

Tim Gegana saat ikut melakukan proses clean up di lokasi/RMOL

Nusantara

Soal Asal-Usul Caesium Di Serpong, Batan Sudah Serahkan Barang Bukti Ke Bareskrim

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 15:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) tengah melakukan koordinasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri untuk mencari asal-usul zat radioaktif Caesium 137 (Cs-137) yang ditemukan di Perumahan Batan Indah, Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Ditemukan pada akhir bulan lalu oleh Bapeten, penemuan zat radioaktif ini kemudian memicu banyak pertanyaan.

Berbagai spekulasi pun bermunculan. Mulai dari bocornya reaktor nuklir Batan, adanya pihak yang sengaja menimbun, hingga limbah industri.


Kendati begitu, Kepala Bagian Hukum, Humas dan Kerjasama Batan, Heru Umbara menjelaskan semuanya masih dalam proses penyelidikan. Namun, pihaknya telah menyerahkan semua data penyelidikan kepada pihak kepolisian.

"Semua sudah diberikan, seluruh barang bukti sudah (menjadi) kewenangan kepolisian. Jadi administrasi sudah, artinya semacam intrograsi sudah," ujar Heru kepada wartawan di lokasi, Selasa (18/2).

Lebih lanjut, Heru juga menyampaikan pihaknya tidak bisa memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai penyelidikan.

"Saya tidak bisa menyebutkan disini. Kami dari humas hanya dikasih tahu, kalau itu sudah keluar hasilnya akan mendengarkan dari Bapeten dan Polisi," jelasnya.

"Tapi yang saya tahu, saat ini mereka pararel akan melaksanakannya," pungkas Heru menambahkan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya