Berita

Tanaman dan ayam yang berada di sekitar lokasi/RMOL

Nusantara

Batan Akan Cek Paparan Radioaktif Tanaman Dan Binatang Di Sekitar Lokasi

SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 14:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selain melakukan pengecekan paparan radioaktif kepada sembilan warga, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) juga akan melakukan hal yang sama pada tanaman dan binatang yang hidup dan kerap kali berada di lokasi ditemukannya zat radioaktif berjenis Caesium 137 (Cs-137).

Kendati begitu, pengecekan paparan kepada tanaman dan binatang masih belum menjadi prioritas. Mengingat, Kepala Biro Humas dan Kerjasama Batan, Heru Umbara, mengatakan proses clean up tanah yang terpapar pun belum selesai.

"Tanaman yang tumbuh di sini, terutama tanaman-tanaman yang menghasilkan buah akan kita teliti. Kita akan lakukan pengembangan, pengukurannya sudah ada," ujar Heru kepada wartawan saat ditemui di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (18/2).


Selain tumbuhan, binatang juga akan diperiksa karena ada banyak laporan yang mengatakan banyak ayam yang kerap keluar masuk lokasi, bahkan ketika proses clean up masih berlangsung.

Kendati begitu, Heru menjelaskan, kemungkinan paparan yang akan lebih besar bisa muncul di tanaman karena lokasinya yang tidak berpindah-pindah.

"Jadi penerimaan dosis dari tanaman dan manusia, itu yang parah tanaman. Kasian, karena dia selalu disitu. Kalau ayam tuh kadang-kadang kesana kalau ada makanan, kalau gak ada makanan ya dia pergi," jelasnya.

Namun, proses pengecekan sendiri kemungkinan akan dilakukan setelah proses clean up selesai.

"Yang prioritas sekarang adalah mengambil adanya sumber atau radioaktif yang masih tertinggal di tanah," tutur Heru.

"Kalau sudah bersih, itu menjadi tugas kita juga untuk melakukan remediasi yang saya katakan, termasuk nanti pengukuran-pengukuran itu (paparan radiasi pada tanaman dan binatang)," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya