Berita

Proses dekontaminasi area di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan/RMOL

Nusantara

Khawatir Terkontaminasi, Kesehatan Warga Perum Batan Indah Akan Diperiksa

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 19:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Paparan zat radioaktif Caesium 137 (Cs-137) yang ditemukan di sebidang lahan Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan bisa berbahaya bagi kesehatan warga sekitar.

Atas dasar itu, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) akan melakukan cek paparan pada beberapa warga sebagai sampel.

"Cek kesehatan sudah sampling sembilan orang. Besok lima, lalu Selasa (18/2) empat," ujar Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja sama Batan, Heru Umbara di lokasi, Minggu (16/2).


Proses pengecekan kesehatan akan dilakukan di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pasar Jumat, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Hal itu dikarenakan alat pengecekan radiasi bernama WBC (whole body counting) berada di sana.

Mekanismenya pun menurutnya mirip dengan proses CT Scan. Proses pengecekan akan dilakukan selama 20 hingga 30 menit per orang. Sementara itu, untuk pemilihan sampel akan menjadi tanggung jawab dari Bapeten.

Selain warga, Batan dan Bapeten juga akan mempertimbangkan pengecekan paparan dari hewan berlalu lalang di lokasi terkontaminasi dan tanaman yang tumbuh di sekitar area terkontaminasi.

Sebelumnya, Batan juga sudah melakukan pada sumber air warga dan hasilnya aman.

"Kemungkinan nanti kalau ada indikasi ke sana soal hewan, maka kami lakukan itu," tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya