Berita

Bom yang Ditemukan Warga Belu Peninggalan Perang Dunia II/Net

Nusantara

Warga Belu NTT Temukan Benda Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II

MINGGU, 16 FEBRUARI 2020 | 10:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Warga di Desa Jenilu, Kecamatan Kakulukmesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) digegerkan dengan temuan benda seperti bom. Bentuknya memanjang mirip torpedo dengan panjang 1,5 meter dan mempunyai diameter 35cm.

Seorang warga menemukan benda ini saat sedang mencari kayu bakar, Sabtu (15/2), dari tayangan Youtube Ocran Channel. 

"Tadi mau cari kayu bakar, terus lihat itu. Rencananya mau dijual," kata warga tersebut, bernma Bertha, sesuai keterangan aparat.


Ia pun menghubungi keluarganya untuk membantu mengangkat benda itu dan membawanya ke rumah. Seorang warga segera melaporkan penemuan tersebut, sehingga rencana Atanase menjual benda itu pun tertunda.

Wakapolres Belu, Kompol Herman Bessie, belum mengetahui secara pasti jenis benda tersebut. Nantinya, dia akan meminta Tim Gegana dari Polda NTT untuk memeriksa benda tersebut. Namun ia menduga jika barang itu sangat berbahaya.

"Tadi menerima laporan langsung menuju ke sini. Setelah dilihat, kami menduga benda itu sangat berbahaya," kata Bessie, dalam keterangannya, Sabtu (15/2).

"Belum diketahui jenisnya. Kami sudah laporkan ke Tim Gegana Polda NTT agar diperiksa lebih lanjut," jelasnya

Polisi memasang Police Line serta melakukan olah TKP. Tim Gegana dari Polda NTT yang datang ke lokasi juga membenarkan temuan bom itu dan menyimpulkan kemungkinan benda itu murni bom aktif peninggalan Perang Dunia II.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya