Berita

Lokasi penemuan zat radioaktif/RMOL

Nusantara

Warga Minta Bapeten Lacak Pembawa Zat Radioaktif Di Komplek Batan Indah

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Warga Komplek Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan tengah diramaikan dengan temuan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) tentang adanya radiasi nuklir di sebuah tanah kosong, dekat lapangan voli Blok J.

Temuan itu dipertanyakan oleh salah seorang warga yang masih aktif sebagai peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Mukhlis Ahadi.

Ia menyatakan, temuan barang terkontaminasi radiasi nuklir oleh Bapeten di 5 titik daerah terpapar adalah suatu hal yang aneh.


Sebab, Mukhlis Ahadi mengetahui kalau barang bekas atau limbah yang terkait dengan radiasi nuklir tidak bisa dibawa keluar pusat limbah radio aktif Batan.

"Sumber Batan tak boleh dibuang sembarangan, harus dibuang ke Batan," kata Mukhlis Ahadi saat ditemui di balai pertemuan warga Komplek Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (15/2).

Oleh karena itu, lanjut Mukhlis, Bapeten seharusnya bisa melacak orang atau pihak yang sengaja membawa atau mengubur limbah radioaktif ke Komplek Batan Indah. Sebab jika dilihat dari jenisnya, yakni Sesium, biasanya digunakan oleh industri kimia ataupun Rumah Sakit.

"Dan Bapetan harusnya punya sumber Cessium itu. Bapeten harusnya bisa merunut sumber ini, kenapa bisa sampai kesini?," ujar Mukhlis Ahadi mempertanyakan.

Ia pun memperkirakan, seseorang yang membawa limbah radio aktif tersebut bekerja di industri kimia. Karena, terdapat mekanisme pergantian alat deteksi cairan kimia, yang mengandung radiasi nuklir.

"Nah, kalau saya mau buat perkiraan, sumber gauging (alat deteksi yang mengandung nuklir) dilengkapi oleh Shielding penahan radiasi. Itu disimpan di tempat aman. Nah ketika sumber sudah sangat rendah, sudah enggak bisa dipakai, tapi sisanya (radiasinya) masih ada, itu harus diganti yang baru," jelas Mukhlis Ahadi.

"Nah rumah dari sumber ini kan berharga, bisa puluhan kilo timbalnya itu. Kemungkinan ya, orang itu mau ambil timbal, isinya dibuang. Kemungkinanya begitu," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya