Berita

Lobster/Net

Publika

Prohibition On Baby Lobster

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 15:53 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

PELARANGAN export baby lobster serupa prohibition on alcohol (Volstead Act). Figurnya; mantan Menteri Susi Pudjiastuti dan President Woodrow Wilson. Beda skala tapi sama dalam modus operandi.

Prohibition on baby lobster didasari oleh insting Madam Susi; baby lobster akan punah. Data "semau gue". Tanpa riset.

Fenomena "Blue Monday" menjadi trigger kelompok Conservative Protestant dan Woman's Christian Temperance Union membentuk "Liga Anti Salon" mendorong keluarnya pelarangan alkohol. Mereka sebut diri kelompok "Dry".


Leit motif-nya mungkin baik. Mereka ingin meningkatkan produktivitas kaum buruh yang setiap hari Senin sering kerja dalam kondisi semi hangover. Akibat mabuk-mabukan dan happy weekend.

Alkohol dituduh sumber KDRT, alcoholism, dan saloon-based political corruption. Normal apabila "ku klux klan" dan radical spartan idealism groups antusias dukung prohibition.

Goddamn stupid motherfuckers; setelah diberlakukan 10 tahun, pelarangan alkohol malah mengundang sindikat mafia.

The coastlines and land borders of the United States offered an 18.700-mile invitation to smugglers
.

Tahun 1925, Assistant Secretary of the Treasury in charge of enforcement, General Lincoln C. Andrew menyatakan dia dan pasukannya hanya berhasil mengintersepsi 5 persen dari aktivitas liquor smuggling. Woman's Christian Temperance Union minta tambahan 5 juta dolar untuk polisi.

Wickersham Report rilis laporan; output produksi alkohol meningkat 6 kali lipat antara tahun 1919 dan 1929.

Prohibition on alcohol justru menyuburkan organized crime. Mob leaders seperti Lucky Luciano, Frank CostelloMeyer Lansky dan Al Capone muncul ke permukaan. Mereka disebut "Tammany Hall", the Manhattan-based Democratic political machine yang terdiri dari Italian-American Mafias and Jewish-heritage gangs that made up the New York Mob.

Mereka berinteraksi dengan politisi New York seperti Al Smith.

Prohibition on alcohol
punya primary target: the working-class poor. "A rich family could have a cellar-full of liquor and get by, it seemed, but if a poor family had one bottle of home-brew, there would be trouble," tulis Historian Lizabeth Cohen.

Persis dengan larangan baby-lobster. Nelayan kecil yang tadinya nguliahin anaknya terancam drop out. Negara dirugikan Rp 900 miliar per tahun.

Pelarangan alkohol dan baby lobster tidak bisa stop smuggling. Selama adanya suplai-n-demand. Pelarangan hanya menambah cost of production & cost of risk. Sehingga harga tinggi. End-user tercekik rule of the mafias.

Menteri KKP Edhy Prabowo tidak punya bisnis perikanan. Jadi asyik-asyik saja. Tidak ada conflict of interest.

Dia menteri yang tepat memperbaiki arena kelautan dan perikanan dengan anggaran cuma Rp 6 triliun akibat disclaimer BPK dua tahun berturut-turut.

Thanks to Madame Susi.

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (Komtak).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya