Berita

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Afganistan Ashraf Ghani/Net

Dunia

Selangkah Lagi Menuju Perdamaian, Presiden Trump Siap Tarik 13 Ribu Tentara Dari Afganistan

JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 09:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat dan kelompok militan Taliban akan segera menyepakati kesepakatan damai gencatan senjata yang sebelumnya telah berulang kali gagal.

Presiden AS Donald Trump mencium peluang yang bagus. Menurut Trump, pihaknya dan Taliban akan mencapai kesepakatan pada akhir Februari.

Kesepakatan itu juga akan mencakup penarikan pasukan AS di Afganistan yang sempat terhenti.


"Saya pikir kita sudah sangat dekat," ujar Trump dalam siaran Radio iHeart seperti dimuat Reuters.

"Saya pikir ada peluang bagus bahwa kita akan sepakat. Kita akan tahu dalam dua pekan ke depan," lanjutnya.

Seorang sumber mengatakan, kesepakatan damai AS dan Taliban pada bulan ini akan segera mencapai visi Trump untuk menarik 13 ribu tentara AS dan ribuan personel NATO sejak perang 18 tahun yang lalu.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Pompeo mengungkapkan pembicaraan kesepakatan damai dengan Taliban terus mengalami kemajuan, meski belum pada tahap akhir.

"Kami berharap kami bisa sampai ke tempat di mana kami bisa mencapai pengurangan kekerasan secara signifikan, tidak hanya pada selembar kertas," ujar Pompeo.

Seorang mantan pejabat senior Afganistan juga mengungkapkan, Pompeo dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Afganistan Ashraf Ghani dalam waktu dekat.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya