Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Orang-orang Ini Sengaja Menyebarkan Ludah Di Tengah Wabah Virus

JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi sengaja menyebarkan liur di tengah wabah virus corona ini memancing amarah warga. Di tengah wabah virus corona, kelakuan seperti itu akan dianggap sebagai kejahatan.  

Seorang wanita di Wuhan, terekam dalam CCTV, sengaja meludahi gagang pintu tetangganya. Belum jelas apakah wanita itu terinfeksi dan ulahnya untuk menyebarkan virus atau tidak, tetapi hal ini ia lakukan setelah bangunan tempat tinggalnya dikarantina.

Sebelumnya, warga di komplek itu sebagian besar dinyatakan terjangkit setelah dilakukan diagnosa.


Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlun pada pekan lalu memerintahkan para pejabat Wuhan untuk menempatkan semua pasien Coronavirus. Baik yang dikonfirmasi, yang suspect, yang kontak dekat mereka, dan mereka yang demam. Semua agar  ditempatkan di rumah sakit dan kamp karantina.

Dalam rekaman, wanita itu berulang kali melihat-lihat sambil berjalan di koridor, malam, pada hampir pukul 22.00 dan melakukan aksinya.  

Sejumlah warga pun melaporkan wanita itu kepada yang berwajib untuk diketahui apa motifnya menyebarkan air liurnya.

Peristiwa yang sama juga terjadi pada seorang koki berusia 28 tahun yang ditangkap oleh polisi setelah diduga meludahi beberapa pejalan kaki perempuan di Chongqing. Polisi tidak menyebutkan apakah pria itu terinfeksi virus mematikan itu atau tidak. Peristiwa yang terjadi pada minggu lalu masih didalami polisi.

Ada juga seorang pensiunan di Shanxi diselidiki polisi pada 7 Februari setelah tertangkap CCTV mengoleskan air liurnya pada kancing di lift. Menurut polisi, pria itu ditemukan sehat dan telah meminta maaf atas perilakunya.

Senin lalu, seorang turis yang menolak untuk mengukur suhu tubuhnya di stasiun kereta api di Hainan direkam video sedang meneriaki para petugas polisi sebelum meludahi mereka. Dia kemudian ditahan 10 hari.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya