Berita

Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato/Net

Dunia

Jepang Umumkan Kasus Kematian Pertama Pasien Terduga Terinfeksi Virus Corona Covid-19

JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 06:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jepang melaporkan adanya kematian pasien akibat terinfeksi virus corona pada Kamis (13/2).

Ini adalah kasus kematian pertama yang terjadi di negeri sakura ini. Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato, menjelaskan pasien tersebut adalah seorang wanita 80 tahun yang tinggal di prefektur Kanagawa, Tokyo.

Kato mengatakan wanita itu mengalami gejala pada 22 Januari, kemudian dirawat di rumah sakit pada 1 Februari.


Namun, Kato masih belum bisa memastikan, sebab hasil tes apakah wanita tersebut terinfeksi virus corona, baru dapat diketahui beberapa hari kemudian.

"Hubungan antara coronavirus baru dan kematian orang itu masih belum jelas. Ini adalah kematian pertama seseorang yang dites positif (terinfeksi virus corona)," ujar Kato. "Dia dicurigai terinfeksi virus corona sehingga dilakukan pengujian. Hasil tes positif dikonfirmasi setelah kematian," katanya, dilansir dari SCMP, Kamis (13/2).

Jepang mengumumkan adanya kasus pertama virus corona pada 28 Januari 2020 lalu, yaitu seorang warga Jepang yang tidak pernah ke China dilaporkan positif terinfeksi virus corona. Ia adalah sopir bagi sekelompok wisatawan asal Wuhan, China. Pria itu, tengah mengantar dua rombongan turis Wuhan yang berbeda pada awal Januari.

Berdasarkan data terkini dari gisanddata, saat ini jumlah korban yang meninggal dunia sebanyak 1.370 orang dari 60.349 kasus terinfeksi di seluruh dunia per Kamis (13/2).

Jumlah korban yang telah sembuh juga melambung tinggi, yakni 6.260 orang.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya