Berita

Penanganan pasien corona/Net

Nusantara

Kemenkes Telusuri Jejak Jin Yang Terpapar Corona Usai Dari Bali

KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 | 18:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dunia keheranan dengan Indonesia. Pasalnya, hingga saat ini, negara terpadat keempat di dunia tersebut belum memiliki catatan kasus virus corona (COVID-19) positif.

Padahal, menurut Weibo yang dimuat Reuters, seorang warga dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China yang diketahui bernama Jin pernah melakukan perjalanan ke Bali pada 22 Januari lalu dan kembali lagi ke China pada 28 Januari.

Jin juga dikonfirmasi positif terpapar setelah melakukan perjalanan dari Pulau Dewata tersebut.


Weibo juga menyatakan Jin terbang ke Bali menggunakan Lion Air dan kembali ke Shanghai dengan Garuda Indonesia.

Menanggapi hal ini, jurubicra Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan pihaknya telah memastikan bahwa penumpang dan awak di atas pesawat tersebut bebas dari COVID-19.

Sementara jurubicara Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan mengatakan pesawat tersebut telah disemprot disinfektan.

Serius pada persoalan ini, Kementerian Kesehatan pada Kamis (13/2) juga akan menelusuri pergerakan Jin di Bali. Mulai dari hotel hingga tempat yang didatangi oleh Jin.

Namun, pejabat Kemenkes Bali, Anung Sugihantono mengatakan tidak ada kasus positif atau gejala COVID-19 hingga sejauh ini. Sehingga, Jin diyakini terinfeksi setelah kembali ke China.

Dunia sendiri keheranan dengan Indonesia mengingat banyak wisatawan dari China yang menjadikan negara ini, terutama Bali, sebagai destinasi utama.

Sejak COVID-19 mewabah, Indonesia sendiri telah menutup akses pintu masuk dari daratan China. Sebanyak 20.000 pembatalan penumpang juga dikonfirmasi setelah adanya penutupan akses tersebut.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya