Berita

Donald Trump dan Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Tidak Keberatan Pakta Militer Disetop Duterte, Trump: Justru Menguntungkan

KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 | 14:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hubungan baik Filipina dan Amerika Serikat tampaknya akan segera berakhir. Pasalnya Presiden AS Donald Trump telah memberikan lampu hijau untuk diakhirinya Perjanjian Kunjungan Militer atau Visiting Forces Agreement (VFA) yang menjadi keinginan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Pada Selasa (11/2), Duterte mengumumkan akan menghentikan VFA yang telah berusia dua dekade dengan AS. Keesokannya, Rabu (12/2), Trump mengatakan ia tidak keberatan dengan keputusan Duterte tersebut.

Dimuat Reuters, Kedutaan Besar AS di Manila menyebut keputusan tersebut sebagai langkah serius yang memberikan implikasi signifikan. Sementara itu, keputusan Duterte untuk mengakhiri pakta militer dengan AS alias VFA sendiri dipicu oleh pencabutan visa AS terhadap mantan kepala polisi Filipina.


"Saya tidak keberatan jika mereka ingin melakukan itu. Itu akan menghemat banyak uang," ujar Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih.

Trump sendiri selama ini memang memiliki visi untuk membawa kembali pasukan AS dari operasi militer di luar negeri. Namun, berbeda dengan Trump, beberapa pejabat lainnya justru berpendapat bahwa penghentian VFA hanya akan menyulitkan kepentingan AS di Asia Pasifik, terlebih saat ini ditengah ambisi China yang terus meningkat.

Selain itu, saat ini juga militer AS di Jepang dan Korea Selatan tengah terombang-ambing, padahal ancaman dari China dan Korea Utara semakin di depan mata.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya