Berita

Robot Pemadam milik Damkar DKI/Istimewa

Nusantara

Dibanderol Rp 37,4 Miliar, Robot Pemadam Damkar DKI Punya Banyak Fungsi

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 22:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebagai daerah yang banyak memiliki permukiman padat penduduk, Ibukota Jakarta kerap mengalami musibah kebakaran.

Tak hanya di permukiman, kebakaran juga kerap terjadi pada gedung-gedung perkantoran yang belum melengkapi bangunannya dengan sarana sistem proteksi api.

Menjawab permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini telah memiliki robot pemadam kebakaran seharga Rp 37,4 miliar yang dapat dikontrol dengan jarak jauh dan melewati berbagai macam medan.


Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Satriadi Gunawan menyatakan, robot yang dibeli tahun 2019 tersebut memiliki kemampuan teknologi yang dapat memprioritaskan keselamatan para petugas pemadam kebakaran. Robot ini juga untuk menunjang keselamatan Moda Raya Terpadu (MRT) dan Light Rail Transit (LRT).

"Kita kan dalam menghadapi LRT dan MRT harus memiliki peralatan yang memadai untuk menanggulangi kebakaran atau penyelamatan. Dan kita juga bisa lakukan untuk membersihkan gorong-gorong juga," katanya kepada wartawan, Rabu (12/2).

Selain untuk MRT dan LRT, robot pemadam kebakaran ini juga bisa digunakan saat kebakaran yang berada di lokasi khusus dan berisiko tinggi.

"Tahun ini kita ada satu unit dan buatan Kroasia. Kalau dilihat barangnya mahal itu karena fungsinya yang demikian," pungkasnya.

Rencananya, Damkar DKI Jakarta sendiri pada Kamis (13/2) besok akan mendemonstrasikan robot pemadam kebakaran tersebut di Kantor Damkar DKI pukul 10.00 WIB.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya