Berita

Tim Medis Sedang Memeriksa Pasien/Net

Pertahanan

Vaksinnya Tersedia Dalam 18 Bulan, WHO Minta Semua Bersikap Agresif Perangi Virus Corona

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 08:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan hasil temuan para peneliti menginformasikan bahwa vaksin untuk virus corona akan tersedia dalam 18 bulan. Diharapkan semua pihak dapat memerangi wabah ini dengan sekeras dan seagresif mungkin.

Hingga ini, jumlah korban tewas di daratan China telah mencapai lebih dari 1.016 jiwa, menurut catatan Komisi Kesehatan Nasional China, Rabu (12/2), melansir Al Jazeera, Rabu. Yang tragis adalah ketika pada Senin lalu, kematian serentak sejumlah 108 orang akibat virus itu.

WHO juga telah menyatakan nama resmi untuk virus corona baru adalah virus COVID-19. Sebelumnya WHO sendiri memberikan nama virus corona baru tersebut dengan 2019-nCoV.


Namun pada pekan ini Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) mengungkapkan hanya akan menyebutnya sebagai pneumonia coronavirus.

Dua kematian tercatat di luar daratan China, yakni satu di Hong Kong dan satu di Filipina. Setidaknya 25 negara telah mengkonfirmasi kasus itu dan beberapa negara telah mengevakuasi warganya dari Hubei.

Sementara itu, Jerman telah mengonfirmasi dua kasus lagi di kawasan Bavaria sehingga total keseluruhan menjadi 16 kasus.

Dua kasus baru terkait dengan infeksi yang menyasar karyawan di sebuah perusahaan di distrik Starnberg barat Munich, menurut pejabat kementerian kesehatan Bavaria.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya