Berita

Bantuan Budi Gunawan dibutuhkan KPK untuk tangkap Harun Masiku/Net

Politik

Harun Masiku Sudah Buron 29 Hari, Demokrat: KPK Butuh Bantuan BG

JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 11:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk meminta bantuan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan, untuk menangkap tersangka dugaan suap pengurusan Pergantian Antar-Waktu (PAW), Harun Masiku.

Pasalnya, Polri yang dimintai bantuannya untuk mencari politikus PDI Perjuangan itu juga belum menunjukkan perkembangan positif. Meskipun, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memerintahkan Polda di seluruh penjuru Indonesia untuk menangkap buronan KPK itu.

"KPK meminta bantuan Polri untuk menangkap Harun Masiku. Kapolri sudah perintahkan seluruh Polisi gerak cepat menemukan. Alangkah baiknya KPK juga meminta bantuan Pak Budi Gunawan agar Badan Intelejen Negara (BIN) lakukan hal sama," kata Wakil Sekjen Demokrat, Andi Arief, melalui akun Twitter pribadinya, Jumat (7/2).


Menurut Andi Arief, bantuan Budi Gunawan (BG) diyakininya akan sangat membantu KPK dan Polri. Karena hingga saat ini, terhitung sudah 29 hari, Harun Masiku tak kunjung ditangkap.

Bantuan dari BG tetap dibutuhkan KPK, meski BG dekat dengan PDIP yang tak lain adalah partai tempat bernaung Harun Masiku saat ini.

"Meski Ka BIN (Kepala BIN) dekat dengan PDIP partainya Harun dan Hasto (Sekjen PDIP)," demikian Andi Arief.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya