Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Cari Aman Soal Pemulangan Eks Kombatan ISIS

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 17:05 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal rencana pemulangan ratusan eks kombatan ISIS dinilai sebatas upaya cari aman.

Dalam pernyataan itu, Jokowi menolak pemulangan eks kombatan ISIS. Tapi penolakan itu disampaikan secara pribadi, sebagai presiden. Adapun keputusan pemerintah, kata Jokowi akan disampaikan dalam rapat terbatas.

"Presiden Jokowi ingin berada di tengah. Secara komunikasi 'cari aman’,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (6/2).


Dedy Kurnia mengurai, jika keputusan pemerintah nanti hasilnya memulangkan 600 eks kombatan ISIS, maka hal itu dianggap Presiden Jokowi sebagai sebuah keputusan bersama.

"Sebaliknya, jika memang publik menghendaki penolakan terhadap eks ISIS, maka Presiden Jokowi memperoleh citra baik karena secara personal presiden menolak," demikian pengamat dari Universitas Telkom ini. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya