Berita

Forum diskusi Projo/Net

Politik

Terpilih Kembali Jadi Ketum Projo, Budi Arie Siap Kawal Jokowi-Maruf Hadapi Tantangan Global

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pimpinan Pusat Projo memperkenalkan jajaran kepengurusan baru untuk masa bakti 2019-2024 di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/2).

Perkenalan pengurus DPP Projo yang merupakan relawan pendukung Presiden Jokowi itu dikemas dalam acara diskusi bertema "Menghadapi Ketidakpastian Global".

Tema diskusi sengaja diambil karena terdapat tantangan yang harus dijawab dalam rangka mengawal demokrasi dan proses kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo-Maaruf Amin.


Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi tersebut seperti Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destri Damayanti.

Kepala KSP, Moeldoko mengapresiasi inisiatif Projo yang menggelar diskusi tersebut. Menurut dia, Presiden Jokowi sangat perhatian atas isu global seperti perdagangan hingga kesehatan.

"Adanya inisiatif Projo untuk ambil bagian dalam mendukung berbagai masalah yang dihadapi kabinet ini, selayaknya diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia. Saya mendukung penuh inisiatif Projo dan berharap seluruh masyarakat Indonesia untuk ambil bagian," kata Moeldoko.

Sementara itu, Ketua Umum Projo Budi Arie menegaskan, saat ini dunia penuh dengan ketidakpastian. Sebab itulah, Projo menggelar diskusi bertema "Menghadapi Ketidakpastian Global".

"Cuma yang pasti kami sebagai anak negeri, anak bangsa, siap menghadapi apa pun yang terjadi dalam kondisi global," kata dia.

Setelah diskusi, DPP Projo memperkenalkan jajaran kepengurusan baru. Melalui Kongres II yang digelar pada tanggal 7 Desember 2019, Budi Arie Setiadi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Projo.

Budi Arie pun merasa terhormat bisa kembali memimpin Projo. Ke depan, kata dia, Projo akan terus mendukung dan mengawal segala kebijakan Presiden Jokowi.

"Oleh karena itu, Projo akan menggelar forum-forum diskusi seperti ini guna semakin tajam dukungan kami kepada pemerintah," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya