Berita

Adies Kadir/RMOL

Politik

Komisi III DPR: Virus ISIS Lebih Bahaya Dari Virus Corona

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 13:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pemerintah memulangkan 600 eks kombatan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) terus menuai kontroversi.

Tidak jarang beberapa pihak meragukan eks kombatan ISIS itu masih konsisten dengan pemahamannya, sehingga mengancam keutuhan NKRI.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir mengibaratkan pemahaman ISIS itu sebagai virus yang lebih berbahaya ketimbang virus Corona yang sedang ramai belakangan.


"Kita tahu virus ISIS ini lebih bahaya dari corona kalau masuk di sini," tegasnya.

Legislator Golkar ini meminta pemerintah ekstra hati-hati dalam rencana pemulangan 600 eks kombatan ISIS ke Tanah Air.

Pasalnya, mereka yang dahulu menyatakan keluar dari NKRI itu tak ubahnya seperti paham-paham lain yang pernah ada di Indonesia.

"Jangan sampai nanti paham-paham yang lain yang dulunya pernah kita tolak, kita banyak menolak beberapa paham termasuk komunisme dan lain-lain ini apa bedanya? Ini boleh kembali, kok kami tidak boleh kembali?" kata Adies Kadir.

"Jadi kami di Komisi III DPR dan tentunya saya sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar, kita melihatnya harus berhati-hati terhadap pemulangan ini," tutupnya menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya