Berita

Dubes Rusia, Lyudmila Vorobieva, Komentari Rencana Pembelian Sukhoi/RMOL

Pertahanan

Singgung Pembelian Sukhoi, Dubes Rusia Pastikan Indonesia Akan Memiliki Sistem Persenjataan Terbaik Di Dunia

SELASA, 04 FEBRUARI 2020 | 06:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Isu Indonesia akan membeli 11 pesawat Sukhoi  SU-35 buatan Rusia telah mencuat sejak beberapa waktu lalu. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan apakah rencana itu akan terwujud.

Ditemui di sela-sela acara pemeran arsip di Museum Galeri Nasional, Jakarta, Senin (3/2), Duta Besar Rusia untuk Indonesia menjawab kabar rencana pembelian alutsista itu dengan positif.
Menurutnya kontrak sedang diproses dan sedang berjalan untuk persiapan selanjutnya.

Apakah kedatangan Menteri Prabowo ke Rusia kemarin lalu juga membahas tentang pembelian peawat Sukhoi tersebut, Dubes Rusia Lyudmila Vorobieva cuma tersenyum tidak menjawab. Ia malah mengomentari rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membeli 11 pesawat tempur jenis Sukhoi Su-35 buatan Rusia itu adalah ide yang bagus.

Apakah kedatangan Menteri Prabowo ke Rusia kemarin lalu juga membahas tentang pembelian peawat Sukhoi tersebut, Dubes Rusia Lyudmila Vorobieva cuma tersenyum tidak menjawab. Ia malah mengomentari rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk membeli 11 pesawat tempur jenis Sukhoi Su-35 buatan Rusia itu adalah ide yang bagus.

"Kami berharap itu akan segera diimplementasikan," ujar Lyudmila.

Ia tidak memerinci apa yang menjadi kendala sehingga proses pembelian pesawat tersebut berkesan memakan waktu yang panjang.

Lyudmila menuturkan, Indonesia tidak akan rugi membeli 11 unit Sukhoi Su-35.
"Indonesia akan memiliki salah satu alat utama sistem persenjataan terbaik di dunia," kata Lyudmila singkat.

Sebelumnya, Duta Besar Republik Indonesia untuk Rusia, Wahid Supriyadi, menyampaikan kepada Kantor Berita Politik RMOL, bahwa rencana pembelian alutsista sempat disinggung dalam acara pertemuan Prabowo dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu di Moskow, Rusia.

"Ya, tadi disinggung juga (soal pembelian Sukhoi),” kata Wahid. "Tentunya masih terus proses ya.”

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya