Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Kembalikan Kepercayaan Publik, Praktisi: Pak Jokowi, Bubarkan KSP!

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 05:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Joko Widodo diminta untuk segera bersikap untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap kepemimpinannya di periode kedua yang saat ini berpasangan dengan Wakil Presiden Maruf Amin.

Sebab menurut Pengajar Hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia), Muhtar Said, kebijakan Jokowi di 100 hari kerja belum menunjukkan keberpihakan kepada rakyat.

Untuk megembalikan kepercayaan dan optimisme publik kepada pemerintah, setidaknya ada empat hal yang perlu dilakukan Jokowi-Maruf.


"Terbitkan Perppu KPK. Saat ini, Dewan Pengawas memang dipegang orang-orang baik, namun sistemnya yang tidak baik," kata Muhtar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/2).

Hal lain yang harus segera dibenahi adalah masalah birokrasi. Yang paling disoroti adalah Kantor Staf Presiden (KSP).

"Bubarkan KSP. KSP terlalu gemuk, padahal sudah ada kementerian sehingga sesuai dengan semangat Presiden, yakni penyederhanaan lembaga," sambungnya.

Ketiga soal pendidikan. Di akhir periode, jelasnya, Presiden Jokowi harus benar-benar mengoptimalkan sektor pendidikan lantaran hal ini penting bagi generasi bangsa. "Nasib guru harus diperhatikan, gajunya harus ditambah," jelasnya.

"Yang terakhir soal subsidi BPJS. Saat ini kenaikan BPJS terlalu menycekik rakyat. Padahal kesehatan adalah elemen penting bagi masyarakat," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya