Berita

Batik Air dalam misi kemanusiaan pemulangan WNI dari China/Istimewa

Kesehatan

Angkut Ratusan WNI Dari China, Batik Air: Kami Sudah Sesuai Prosedur

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 02:59 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Misi kemanusiaan pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dari China ke Indonesia melalui Bandara Interasional Hang Nadim, Batam, Riau yang diangkut Batik Air sudah sesuai prosedur.

Batik Air yang merupakan member Lion Air memilih menggunakan Airbus 330-300CEO registrasi PK-LDY dalam mengangkut sebanyak 19 awak pesawat dan 270 WNI dan berangkat dari Wuhan, China pada pukul 04.30 waktu setempat dan mendarat normal di Batam pukul 08.30 WIB.

"Pelaksanaan penerbangan berpedoman kepada prinsip-prinsip dan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dalam memastikan pengamanan awak pesawat, tim medis, tamu atau penumpang dan lainnya," kata Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Minggu (2/2).


Dalam misi kemanusiaan tersebut, Batik Air menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur serta menyediakan masker dan alat pelindung diri (APD), sarung tangan (hand gloves) dan cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi serta preventif virus corona yang sedang menjangkit Wuhan.

Semua awak pesawat pun dipastikan mengikuti protokol kesehatan, termasuk karantina sebagaimana yang sudah ditentukan dalam tindakan atau penanganan virus corona.

Berdasarkan SOP, jelasnya, pesawat Airbus 330-300CEO menjalani pembersihan, sterilisasi, penyemprotan, penggantian saringan udara kabin hingga perawatan berkala selama beberapa hari.

"Batik Air berupaya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya