Berita

Sungai Citarum dipenuhi sampah/Net

Nusantara

Revitalisasi Sungai Citarum Bisa Saja Gagal

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 02:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Revitalisasi Sungai Citarum terancam gagal jika kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi merealisasikan proyek nasional tersebut tidak terbangun.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi PDIP, Dolfie O.F.P saat melaksanakan Gerakan Nasional Penanaman Pohon di Kampung Panyandaan, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (2/2).

Menurut Dolfie, revitalisasi yang diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia 15/2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran (DAS) Citarum ini bisa saja gagal andai masyarakat tidak tergerak dan memiliki kesadaran untuk menjaga keberlangsungan sungai dari berbagai potensi pencemaran, baik limbah pabrik, limbah rumah tangga, maupun sampah dan lainnya.


“Dalam merevitalisasi Citarum, kalau pemerintah saja yang bekerja tidak ada kesadaran masyarakat ikut, tidak akan berhasil. Karena selama ini Citarum ini kan menjadi pusat sampah,” ucap Dolfie dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Sungai sepanjang 269 Kilometer ini dinobatkan Green Cross Switzerland dan Blacksmith Institute pada tahun 2013 sebagai sungai terkotor ke-3 di dunia setelah kawasan paling tercemar Agbogbloshie, gunung sampah elektronik di Ghana serta Chernobyl, kota mati akibat radiasi nuklir di Rusia.

Namun diakui Dolfie, kondisi Sungai Citarum setelah adanya instruksi Presiden Joko Widodo untuk melaksanakan revitalisasi secara besar-besaran dengan menurunkan Satgas Citarum Harum sejak 2018 lalu kini sudah menunjukan hasil yang signifikan meskipun belum 100 persen berhasil.

“Sampah sudah berkurang sangat jauh tapi kualitas air masih buruk. Dan ini kan bertahap, jadi progresnya sudah luar biasa,” ungkapnya.

Mengingat pentingnya Sungai Citarum bagi kehidupan manusia, dia menuturkan, PDIP telah berkomitmen untuk terus membangun peradaban dengan menyosialisasikan pentingnya Sungai Citarum sebagai pusat kehidupan.

“Dulu Sungai Citarum sungai terkotor di dunia, Jokowi mencanangkan 10 tahun lagi Sungai Citarum menjadi sungai terbersih,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya