Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Fungsinya Belum Kelihatan, Pengamat: Publik Akan Menilai Maruf Amin Seperti Wapres Boediono

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 01:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin telah melewati hari ke-100. Jika Jokowi banyak membuat banyak gebrakan, lain halnya sang Wapres.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menyampaikan, mantan Ketua MUI tersebut dianggap tidak terlalu menonjol dalam kinerjanya sebagai seorang wakil pemimpin negara.

“Jika kinerjanya belum ada dan belum terlihat, maka publik akan menilai wapres saat ini seperti wapres pada masa Beodiono (masa pemerintahan Presiden SBY). Tak terlalu berfungsi,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (2/2).


Dia menambahkan, kiprah Maruf Amin sebagai wakil presiden belum menonjol jika dibandingkan dengan pendamping Jokowi sebelumnya, Jusuf Kalla yang memiliki kerja total bersama presiden.

“Sepertinya wapres (saat ini) hanya ada dalam bayang-bayang presiden. Jangan sampai dalam 100 hari ini dan ke depan posisi wapres hanya jadi ban serep,” katanya.

“Tapi harus berbagi tugas dengan presiden. Kinerja wapres bisa saja tertutup oleh kegiatan presiden dan kinerja menteri,” tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya