Berita

Anggota DPR Demokrat Herman Khaerun/RMOL

Politik

Demokrat: Utang Negara Rp 13,7 Triliun Ke Nasabah Jiwasraya Berpotensi Naik 120 Persen

MINGGU, 02 FEBRUARI 2020 | 23:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat Herman Khaerun menyampaikan pemerintah memiliki kewajiban untuk membayarkan utang kepada nasabah JS Saving Plan PT. Asuransi Jiwasraya sebesar Rp 16 triliun.

Dana tersebut membengkak setelah temuan awal sebesar Rp 13,7 triliun, naik Rp 2 triliun lantaran jatuh tempo pada periode November hingga Desember 2019.

Pernyataan tersebut terlontar saat Herman menjawab soal polemik tulisan SBY, yang dianggap "baper" kasus Jiwasraya. Dia meminta agar pemerintah terus terang mengenai jumlah utang yang harus dibayarkan negara kepada nasabah JS Saving Plan.


“Akhir, November awal Desember 2019 kewajiban yang disiapkan untuk memenuhi terhadap nasabah yang jatuh tempo itu Rp 14 triliun kurang lebih. Kemarin di rapat Panja saya tanya sekarang berapa, sekarang sudah Rp 16 triliun,” kata Herman di acara Crosschek, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (2/2).

Utang negara kepada nasabah Jiwasraya semakin melonjak lantaran perusahaan asuransi pelat merah itu harus beroperasi untuk menyelamatkan modal.

“Artinya kewajiban untuk memenuhi para nasabah, untuk memenuhi capital asuransi, untuk memenuhi terhadap operasional asuransi, ini setiap hari bertambah terus,” urainya.

Pihaknya menambahkan, untuk menyelesaikan masalah nasabah PT Jiwasraya pemerintah harus menyediakan uang sebesar Rp 16 triliun. Jika uang itu tersedia maka masalah penyelesaian nasabah PT. Jiwasraya akan terselesaikan secara menyeluruh.

“Itu juga harus memenuhi hak nasabah secara adil. Jangan sampai yang satu dibayar yang lain tidak. Kemudian baru dibayar setahun dua tahun sudah berhenti. Rumuskan dulu sebaik mungkin, tentu ini bisa menjamin kesinambungan pembayaran secara tuntas,” paparnya.

Pada rapat panitia kerja kemarin dengan Kementerian BUMN dan Jiwasraya, lanjut Herman, disebutkan ada kenaikan 120 persen.

“Kemaren rapat Panja dengan Kementerian BUMN dan Jiwasraya, ada kenaikan. Pasti setiap saat ada kenaikan. Yang harus dipikirkan bagaimana perusahaan ini bisa beroperasi dengan pemenuhan rescue capitalnya yang menyeluruh 120 persen minimal. Itu butuh Rp 32,9 triliun yang boleh jadi ini bisa naik lagi,” tandasnya.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya