Berita

Muni Yuliarni/RMOLBanten

Politik

Pilkada Serentak, PKS Banten Fokus Menangkan Empat Wilayah

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 22:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPW PKS Banten di tahun 2020 ini akan fokus pada rekrutmen anggota perempuan dan fokus pada pemenangan Pilkada di empat Kabupaten/Kota di seluruh Banten.

Demikian disampaikan Ketua BPKK DPW PKS Banten Muni Yuliarni usai rapat koordinasi di Kantor DPW PKS Banten, Sabtu (1/2).

Dilansir dari Kantor Berita RMOL Banten, Muni melihat peranan perempuan begitu besar dalam mendukung kesuksesan Pilkada di empat daerah di Provinsi Banten.


"Untuk tahun ini kita fokus pada program rekrutmen dan pemenangan Pilkada di 4 empat wilayah di Banten, kita melihat begitu besar peranan perempuan dalam mendukung Pilkada," katanya.

Dia menjelaskan, tahun 2020 sebagai tahun rekruitmen bagi PKS sesuai dengan arahan dari DPP PKS untuk seluruh kader di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten.

"Target dari pusat, kita 2020 tahun rekrutmen kita ingin separuh suara kita separuhnya perempuan dan mereka bisa menjadi anggota Partai supaya kita lebih kuat lagi dan menebar kebaikan ke tengah masyarakat," jelasnya.

Sementara Ketua DPW PKS Banten, Sanuji mengungkapkan, di Provinsi Banten ada sekitar 600 ribu pemilih PKS dan 20-25 persen di antaranya bisa menjadi kader PKS Banten.

"Pemilih kita 600 ribu lebih 300 ribu lebih merupakan pemilih perempuan mudah-mudahan 20 sampai 25 persen masuk menjadi anggota PKS, jadi kira-kira 60 ribu perempuan jadi anggota PKS di Banten," kata Sanuji.

Sanuji menegaskan, pihaknya ingin para kader tersebut bisa membantu program-program DPW PKS Banten dan pemenangan Pilkada serentak tahun 2020.

"Ini adalah tahun rekrutmen, kita berharap pemilih perempuan kita bisa menjadi anggota PKS, karena tahun 2020 adalah tahun rekrutmen, jadi kita buka pendaftaran seluas-luasnya," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya