Berita

Ilustrasi evakuasi warga/Net

Nusantara

Istana Ucapkan Terima Kasih Kepada RRT, Tim Evakuasi Berangkat Jemput WNI

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 13:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Juru bicara istana, Fadjroel Rachman, menyampaikan ucapan terimakasih Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada pemerintah China yang sudah mengizinkan Indonesia untuk mengevakuasi warga negaranya dari Provinsi Hubei.

"Pemerintah sangat menghargai dan berterimakasih atas kerjasama semua pihak dalam upaya evakuasi WNI dari Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terkait merebaknya virus corona di kota Wuhan," kata Fadjroel kepada wartawan, Sabtu (1/2).

"Terutama Pemerintah RRT. Termasuk Dubes RRT di Indonesia, pemerintahan Provinsi Hubei, pihak Bandara Wuhan," lanjut Fadjroel.


Fadjroel tak lupa mengapresiasi KBRI yang tidak kenal lelah bekerja sejak hari pertama merebaknya virus corona dan selalu berkomunikasi dengan 243 WNI yang ada di Hubei. "Presiden Joko Widodo sangat menghargai itu," ucap Fadjroel.
 
Pesawat evakuasi Airbus A330 milik Batik Air berangkat pada Sabtu (1/2) siang dari Bandara Soekarno-Hatta.

Pesawat Batik Air yang dipesan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) terbang ke Wuhan melalui bandara Soekarno Hatta, dan setibanya di Wuhan pesawat tersebut hanya bertahan lebih kurang satu jam dan langsung terbang ke Bandara Hang Nadim, Batam.

Diperkirakan pesawat akan tiba di Bandara Hang Nadim malam nanti sekitar pukul 19.00.

Fadjroel berharap setelah ketibaan evakuasi WNI di Indonesia, semua pihak menghormati wewenang kementerian dan lembaga terkait sesuai Inpres  4/ 2019 untuk melaksanakan kewajibannya.

Sehingga WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei maupun seluruh masyarakat di Indonesia mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan optimal sesuai prosedur.

"Mari bergotong royong dan bahu membahu menghadapi dan melewati masa-masa sulit ini, semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkahi kita semua," kata ujar Fadjroel.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya