Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Tak Punya Alat Mumpuni, Virus Corona Sudah Masuk Indonesia?

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 01:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Wabah virus novel corona (2019-nCoV) yang telah menyebar ke berbagai penjuru dunia hingga kini disebut tak sampai masuk ke Indonesia.

Namun sebuah laporan dari Sydney Morning Herald mengungkapkan, virus kemungkinan sudah ada di Indonesia. Tetapi karena kemampuan untuk mendeteksi virus baru itu kurang mumpuni, maka sejumlah kasus mungkin lolos.

Dari keterangan salah satu ahli biologi molekuler terkemuka yang tidak disebutkan identitasnya mengatakan, laboratorium Indonesia tidak memiliki peralatan pengujian yang bisa mendeteksi virus corona secara cepat.


Selama ini, bahan kimia Reagen yang digunakan kit atau alat pengujian 2019-nCoV belum tersedia di Indonesia. Bahan itu baru akan sampai di Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Demikian yang diungkapkan oleh Ketua Institut Biologi Molekuler Eijkman di Jakarta, Profesor Amin Soebandrio kepada Sydney Morning Herlad dan The Age.

Tidak adanya Reagen, maka laboratorium negara baru bisa mendeteksi keberadaan virus corona itu pada orang yang berpotensi terinfeksi (suspect). Padahal suspect sendiri bisa jadi hanya mengidap flu biasa.

Dalammendeteksi 2019-nCoV, lanut Amin, otoritas medis di Indonesia akan menguji secara genetis mengurutkan hasilnya. Proses ini dapat memakan waktu lima hingga enam hari.

"Kami sedang dalam proses mendapatkan kit deteksi khusus untuk 2019 virus novel corona. Kami berharap beberapa hari mendatang menerima kit spesifik sehinggatidak perlu melakukan pengurutan gen," kata Amin.

Amin yang terlibat dalam pengurutan gen juga mengakui ada kemungkinan bahwa 2019-nCoV sudah ada di Indonesia namun tidak terdeteksi. Terlebih beberapa negara tetangga juga sudah mengonfirmasi pasien yang terjangkit virus tersebut.

"Jika Anda bertanya apakah itu mungkin, tentu saja ada kemungkinan. Tetapi kami belum memiliki bukti. Saat ini kami tidak tahu apakah virus telah masuk ke Indonesia atau belum," tambahnya.

Data pada Jumat (31/1) menyebutkan, jumlah korban terinfeksi corona sudah mencapai hampir 10 ribu dengan lebih dari 200 orang meninggal dunia. Virus juga sudah menyebar ke 19 negara selain China.

Pemerintah Indonesia sendiri tengah melakukan proses evakuasi untuk 243 warganya yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya