Berita

Logo HPN 2020/Istimewa

Nusantara

Presiden Jokowi Percepat Hadiri HPN 2020, Sejumlah Agenda Inti Tak Berubah Banyak

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 00:39 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Joko Widodo dipastikan akan hadir lebih awal dalam perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan diselenggarakan di Kalimantan Selatan, 7-9 Februari 2020.

Hal itu dibahas dalam rapat final panitia pusat HPN 2020 di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Jumat petang (31/1).

Ketua Umum PWI Pusat, Atal S Depari mengatakan, Presiden Jokowi akan lebih awal hadir ke Banjarmasin lantaran ada agenda di Singkawang dan Pontianak, Kalimantan Barat (7/2) mendatang dan langsung bertolak ke Kalimantan Selatan.


"Sehingga untuk menghormati kehadiran Presiden pada rangkaian HPN, panitia juga menyesuaikan agenda karena setelah hadir di HPN," kata Atal.

Atal yang juga menjadi penanggung jawab HPN 2020, menjelaskan, presiden akan langsung melakukan kunjungan ke Australia.

Sementara itu, ketua panitia HPN Auri Jaya menjelaskan, perubahan agenda tersebut juga akan mengubah jadwal konvensi media massa yang sebelumnya dilaksanakan pada pagi hari akan dimulai setelah kehadiran Presiden.

"Konvensi media massa tetap dilaksanakan tanggal 8 Februari usai acara Presiden. Untuk rangkaian acara lainnya tidak banyak mengalami perubahan," jelas Auri.

Di sisi lain, ia yakin acara akan tetap berjalan lancar hingga puncaknya pada taggal 9 Februari.

"Karena panitia dan Pemprov Kalsel sudah mempersiapkan dengan baik suksesnya HPN 2020. Acara ini melibatkan ribuan wartawan serta undangan lainya dari seluruh Indonesia," jelas Auri Jaya.

Rapat final tersebut dipimpin langsung oleh Atal S Depari didampingi Ketua Panpel HPN 2020, Auri jaya; Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Ilham Bintang dan panitia inti.

HPN 2020 yang mengusung tema 'Pers Menggelorakan Kalimantan Selatan Gerbang Ibukota Negara' ini juga akan dihadiri oleh sejumlah menteri dan dutabesar negara sahabat serta perwakilan wartawan asing.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya