Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon Desak Jokowi Segera Eksekusi Keputusan Evakuasi WNI Di Hubei

JUMAT, 31 JANUARI 2020 | 07:40 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Provinsi Hubei, China akhirnya diumumkan Presiden Joko Widodo.

Melalui akun media sosial Twitter, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk segera mengevakuasi warga dari provinsi yang menjadi tempat virus corona baru penyebab pneumonia akut muncul.

Keputusan diambil dalam sebuah rapat di ruang tunggu pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Hadir dalam rapat itu sejumlah menteri dan kepala badan. Di antaranya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menkumham Yasonna Laoly, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.


Pengumuman Jokowi ini langsung disambar mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon yang meminta agar keputusan segera direalisasikan.

“Segeralah eksekusi Pak Jokowi, jangan menunda-nunda,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (31/1).

Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra itu mengingatkan bahwa negara lain sudah lebih dulu mengevakusi warganya dari Hubei. Menurutnya, evakuasi adalah bentuk negara menyelamatkan warga yang ada di luar negeri dari ancaman yang datang.

“Itulah tanda negara hadir melindungi warga negara,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya