Berita

Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza/Net

Politik

Dibanding Pansus, Ketua Komisi VI Percaya Panja Lebih Cepat Tuntaskan Kasus Jiwasraya

KAMIS, 30 JANUARI 2020 | 21:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pebedaan pandangan mengenai pembentukan panitia khusus (pansus) Jiwasraya yang ngotot diajukan PKS disampaikan oleh Ketua Komisi VI DPR RI, Faisol Riza.

Menurut Faisol, panitia kerja (Panja) yang kini sudah dibentu secara administratif lebih cepat bekerja dan menghasilkan solusi penyelesaian kasus yang merugikan negara hingga Rp 13,7 triliun itu.

"Saya ingin menekankan, proses yang sekarang berjalan (Panja) memberikan gambaran penyelesaian yang tuntas," kata Faisol kepada wartawan, Kamis (30/1).


Sebaliknya, usulan pansus justu akan memakan waktu yang lama. Untuk panja, lanjutnya, akan segera bekerja demi penyelesaian tuntas kasus korporasi tersebut.

Politisi PKB ini berpandangan, penyelesaian Jiwasraya harus pada semangat menegakkan hukum sekaligus menyelamatkan masa depan korporasi. Oleh karenanya, usulan pansus justru dikhawatirkan akan melebar dari substansi kasus yang kini sedang diselidiki Kejaksaan, termasuk kemungkinan politisasi melalui manuver partai politik.

Saat ini, ia menegaskan seluruh fraksi di DPR sepakat dan akan terlibat mengawal kasus ini lewat panja Jiwasraya, termasuk PKS yang mengirimkan wakilnya di panja.

"Semua sudah berjalan dan fraksi PKS sudah menjadi bagian dari panja. Semua fraksi terlibat dalam panja dan berkontribusi penuh. Bahkan skema penyelesaian sudah dibicarakan bersama-sama dengan pemerintah," tambahnya.

Dia mengatakan, seluruh tahapan hukum di kejaksaan dan DPR telah berjalan secara konstruktif. Pun dengan kerja sama wakil rakyat dan kementerian BUMN yang dinilai proaktif dalam menuntaskan kasus Jiwasraya.

"Semua konstruktif. Tunggu saja semua berjalan, termasuk penyelesaian secara hukum," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya