Berita

Wamenkeu RI, Suahasil Nazara/RMOL

Politik

Wamenkeu: Kami Khawatir Virus Corona Bikin Pertumbuhan Ekonomi Turun

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 14:09 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wabah virus corona dari Wuhan, China tidak hanya memengaruhi sistem sosial dan politik semata, melainkan juga memengaruhi pergerakan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Pernyataan tersebut terlontar dari Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara usai rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (28/1).

Suahasil berujar, adanya virus corona yang menyebar hampir ke seluruh belahan dunia akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara, termasuk Indonesia.


“Yang namanya corona itu membuat perkiraan-perkiraan akan ada penurunan pergerakan ekonomi dan itu bisa memengaruhi ekspektasi(pertumbuhan ekonomi)," ujar Suahasil.

"Kami khawatir menimbulkan penurunan benerannya karena pertumbuhan yang sebenarnya kan belum, tapi ini masih antisipasi,” katanya.

Bukan tanpa alasan, keberadaan virus corona bisa mengurangi gerak ekonomi lantaran bisa memicu ketakutan para investor dalam berinvestasi di tanah air.

“Maka, pertumbuhan ekonomi bisa dianggap turun betulan,” beberanya.

Oleh kareannya, pihaknya saat ini tengah memperhatikan gerak ekonomi dunia pasca adanya virus corona, khususnya di China yang sebelumnya berada di angka 6,1 persen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya