Berita

Ilustrasi penampakan virus corona/Net

Kesehatan

Kemenkes: Virus Corona Diduga Menular Melalui Kontak Langsung

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Kesehatan memastikan ada 100 rumah sakit rujukan yang mampu menangani pasien terjangkiti virus corona serta telah  melakukan observasi terhadap sejumlah orang untuk kemudian menunggu hasil uji laboratium terhadap beberapa kasus-kasus baru.

Anung Sugihantono, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Kemenkes, mengatakan bahwa sejauh ini bahwa sudah ada 13 orang yang tengah di observasi.

"Yang 11 sudah ada hasilnya, semuanya negatif. Dua sedang dilakukan pemeriksaan," ujar Anung dalam acara konferensi pers pada Senin (27/01).


Ia mengatakan, hingga Senin (27/1) belum ada masyarakat Indonesia yang positif terjangkit virus corona.

Ia juga menyebut belum diketahui secara pasti bagaimana virus corona menyebar. Namun, menurutnya,  diduga menular melalui kontak langsung.

"Ini masih kalimatnya diduga, (penularan virus corona) adalah kontak langsung," tegasnya. "Dari udara yang di dekat juga bisa dikatakan sebagai kontak langsung. Saya menyebutnya bisa airborne (melalui udara), bisa droplet," lanjutnya.

Anung menjelaskan bahwa proses pendeteksian terbagi beberapa tahap. Tahap pertama adalah tahap observasi, yakni yang telah dilakukan pemerintah, terhadap orang-orang yang mengalami gejala terkait.

Lalu, bagi pasien yang sedang diobservasi memiliki riwayat perjalanan ke Wuhan atau mengalami kontak langsung dengan orang yang terjangkiti, akan di anggap "suspect", atau terduga.

Tahap selanjutnya adalah jika hasil laboratorium membuktikan seseorang terinfeksi corona virus, maka ia akan di anggap " probable" , atau kemungkinan terinfeksi.  Anung mengatakan bahwa seorang pasien akan dinyatakan terkonfirmasi jika hasil uji laboratorium mendeteksi virus baru itu.

Anung juga menyinggung soal penyebaran virus corona lewat makanan dan pakaian. Ia menegaskan hal itu tidak benar. Virus corona tidak menyebar melalui makanan dan pakaian, sehingga tak masalah jika masyarakat ingin membeli pakaian yang didatangkan dari China.

"Tidak ada ceritanya makanan, pakaian (menularkan virus corona). Sekarang kan mulai diomongin, Pak, ini kalau beli pakaian dari China nanti ketularan nggak? Atau pakaian bekas? Nggak, nggak ada, pakaian bekas juga nggak," kata Anung.

Direktur Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Wiendra Waworuntu, juga mengatakan hal yang sama, bahwa  makanan belum terbukti dapat menularkan virus corona.

Meski begitu, ia mengimbau masyarakat yang ingin makan unggas untuk lebih dulu memasak unggas tersebut dan memastikannya matang. "Kalau bisa makan unggas itu dibolehkan tapi harus masak. Itu dianjurkan," ujarnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya