Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Ibarat Parodi, Pasca Istana Panggil Parpol Koalisi Wacana Pansus Jiwasraya Seketika Hilang

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 03:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Proses penanganan kasus megakorupsi perusahaan asuransi pelat merah PT Jiwasraya disangsikan terusut tuntas karena diduga ada campur tangan Istana.

Demikian disampaikan Direktur Indonesia Development Review, M. Rifai Darus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (27/1).

Menurut Rifai, jika diamati sikap para legislator di senayan, maka akan nampak perubahan dari wakil rakyat itu.


Sebelum Presiden Joko Widodo memanggil pimpinan parpol koalisi ke Istana, sebagian elite partai mendesak agra dibentuk Pansus. Ia mengaku pesimis kasus ini bisa terungkap ke akarnya.  

"Pasca Presiden mengumpulkan parpol koalisi di Istana 14 Januari, semangat dibentuknya Pansus seketika hilang dan pada akhirnya hanya pembentukan Panja di komisi VI. Ini seperti parodi," demikian kata MRD -sapaan akrabnya- kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (27/1).

Ia mengaku pesimis kasus dugaan megaskandal ditaksir merugikan uang negara senilai Rp 13,7 triliun itu akan terungkap sampai keakarnya.

"Inilah yang saya sebut awal mula goncangan yang bisa mengakibatkan tsunami politik dan ekonomi 2020 jika tidak segera dibereskan," tandas mantan Ketua Umum DPP KNPI ini.

Diketahui, hingga saat ini Kejagung sudah menahan 5 orang tersangka. Kejagung juga memanggil puluhan orang saksi untuk mengusut kasus dugaan megakorupsi itu.


Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Perusahaan Pelaku Transfer Pricing CPO Harus Ditindak Secara Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 | 05:50

Sekeluarga yang Dikenal Dermawan Meninggal saat Glamping di Temanggung

Jumat, 29 Mei 2026 | 05:23

Petani Tembakau dan Cengkeh Soroti RPMK soal Kemasan Rokok

Jumat, 29 Mei 2026 | 04:59

Diduga Tipu Jemaah, Bos Travel Hanania Dipolisikan

Jumat, 29 Mei 2026 | 04:46

Stimulus Sektor Transportasi Bisa Stabilkan Perekonomian Kelas Menengah

Jumat, 29 Mei 2026 | 04:23

Gubernur Sultra: Iduladha Momen Penting Lakukan Introspeksi Diri

Jumat, 29 Mei 2026 | 03:59

Selebgram Terlibat Kasus Penganiayaan Gegara Pengaruh Alkohol

Jumat, 29 Mei 2026 | 03:47

Pemerintah Jangan Kalah Hadapi Korporasi Besar Pelaku Transfer Pricing Ekspor CPO

Jumat, 29 Mei 2026 | 03:27

Pelajar SMP Diringkus Polisi Usai Beli Celurit Lewat TikTok

Jumat, 29 Mei 2026 | 02:59

Adam Alis Beri Sinyal Federico Barba Tetap jadi Andalan Persib

Jumat, 29 Mei 2026 | 02:45

Selengkapnya