Berita

Rumah Sakit Di Wuhan Menangani Pasien Terjangkit Virus Corona/Net

Kesehatan

Virus Corona Mematikan Dan Belum Ada Obatnya, Tetapi Bukan Berarti Tidak Bisa Sembuh

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Komisi Kesehatan Nasional (National Health Commission/NHC) China menyatakan ada 49 pasien yang terinfeksi Virus Corona  sudah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Huang (23) adalah salah satu pasien China yang sembuh dari virus mematikan itu. Ia menggambarkan bagaimana petugas medis merawatnya di unit perawatan intensif di Wuhan.

Awalnya ia mengalami pusing, tak lama ia demam tinggi dan sesak napas. Kondisi tubuhnya memburuk dengan cepat, sampai akhirnya ia diketahui terinfeksi virus corona.
Faktor usia yang masih muda yang membuatnya sembuh dengan cepat dan kekuatan badannya yang mendukung hal itu.

Faktor usia yang masih muda yang membuatnya sembuh dengan cepat dan kekuatan badannya yang mendukung hal itu.

Xinhua mengabarkan,  hingga kini masih ada 2.684 pasien yang diduga mengidap penyakit infeksi paru-paru akibat virus corona dan sedang dalam perawatan.

Hingga Minggu (26/1) tercatat 56 orang meninggal dunia di China akibat virus corona terbaru.

Virus corona hingga saat ini belum ditemukan obatnya.

Spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan, Diah Handayani, mengatakan bahwa semua virus corona, termasuk virus corona 2019-nCoV, belum ada obatnya.

“Tapi bisa (disembuhkan),” ujarnya.  

Faktor kesehatan juga menentukan kekuatan pasien. Beberapa korban meninggal, menurutnya, pada umumnya tidak semata disebabkan oleh 2019-nCoV, namun juga dipengaruhi faktor kerentanan seperti usia dan daya tahan tubuh, serta komplikasi penyakin lain yang sudah ada.

Pasien yang dicurigai mengidap virus corona segera harus disolasi agar penularan ke orang lain dapat dicegah.

Untuk gejala awal, maka pasien akan mendapatkan obat demam, batuk, dan flu disertai dukungan makanan yang sehat agar meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan virus tersebut.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya