Berita

Wabah Virus Corona Di Wuhan/Net

Kesehatan

Dokter Di China Positif Terinfeksi Virus Corona Lewat Mata

SABTU, 25 JANUARI 2020 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan ini cukup mengejutkan. lmuwan memperingatkan virus 2019-nCoV, jenis baru dari virus corona, bisa menyebar melalui mata.

Dokter China, Wang Guangfa, telah positif terinfeksi virus tersebut. Kini, dia khawatir tertular penyakit itu karena dia tidak memakai kacamata pelindung. Pakar terkemuka ini mengonfirmasi sangat mungkin bagi virus 2019-nCoV masuk ke mata dengan menyentuhnya jika ada di tangan pasien.

Wang, seorang spesialis pernapasan dari Peking University First Hospital, adalah salah satu sosok penting dan disebut pahlawan dalam perang China melawan sindrom pernapasan akut parah (SARS) pada tahun 2003 yang merenggut nyawa ratusan orang.


Wang kini tengah didera kekhawatiran, penyakit yang diduga menyebar melalui bersin dan batuk ini dapat menjelajah seluruh tubuh untuk mencapai mata. Dia mengatakan sulit untuk mencapai kesimpulan awal tentang seberapa cepat virus corona akan menyebar dan seberapa rentan orang terhadap infeksi karena para ahli tidak memiliki semua informasi yang mereka butuhkan.

"Sebelum saya kembali ke Beijing, ketika mengunjungi beberapa klinik demam, saya menyadari situasinya telah memburuk," katanya, seperti dituliskan South China Morning Post, Sabtu (25/1).

Wang berusaha mencari tahu dan mengingat lagi bagaimana dia terinfeksi setelah mengunjungi klinik demam dan bangsal isolasi sementara di Wuhan.

"Saat itu kami sangat waspada dan mengenakan masker N95," katanya. "Tapi kemudian saya tiba-tiba menyadari bahwa kami tidak memakai kacamata pelindung," ujarnya. Setelah kembali ke Beijing, ia merasakan mata kirinya terserang konjungtivitis dan dua hingga tiga jam kemudian dia mulai terserang demam dan radang selaput lendir hidung.

Wang menduga awalnya ia menderita flu, saat itu wabah virus 2019-nCoV atau dikenal sebagai virus corona, belum separah saat ini. Akhirnya ia  mengikuti tes 2019-nCoV dan hasilnya positif terinfeksi. Wang mengatakan penjelasan yang paling mungkin adalah bahwa virus telah memasuki tubuhnya melalui matanya.

Pernyataan itu diperkuat oleh Paul Kellam, profesor genomik virus di Imperial College London. Menurutnya, penyebaran virus itu melalui mata sangat mungkin.

"Ketika bersin, tetesan bersin bisa saja menguap dan ke mata Anda,  itu akan mencuci dari hidung ke mata Anda," katanya, mengutip MailOnline, Sabtu (25/1). "Mata Anda terhubung ke hidung Anda melalui saluran lakrimal."

"Jika Anda menderita alergi dan jika mata Anda mengering, maka hidung Anda juga. Atau jika Anda menaruh obat di mata Anda, Anda akan merasakan di bagian belakang tenggorokan Anda," ujarnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya